Koperasi Desa
Merah Putih
Program koperasi desa terbesar dalam sejarah Indonesia. Dirancang untuk memutus rantai tengkulak, memperkuat ekonomi desa, dan meningkatkan kesejahteraan 280 juta warga dari akar rumput.
di Seluruh Indonesia
Apa Itu Koperasi Desa Merah Putih?
Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), atau dikenal sebagai Kopdes Merah Putih, adalah program koperasi berbasis desa yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto pada tahun 2025. Program ini merupakan salah satu program unggulan dalam Asta Cita pemerintah untuk memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan Indonesia.
Berbeda dari koperasi konvensional yang berdiri secara mandiri, KDMP dirancang sebagai entitas ekonomi desa yang terintegrasi — menggabungkan fungsi penjualan sembako, simpan pinjam, logistik, hingga layanan kesehatan dan keuangan dalam satu atap.
Setiap desa dan kelurahan di Indonesia diharapkan memiliki satu koperasi tipe ini, dengan modal awal sekitar Rp 3 miliar yang bersumber dari APBN, kredit perbankan, dan modal swadaya masyarakat desa.
Baca Penjelasan Lengkap →
Gedung KDMP yang telah beroperasi di salah satu desa di Indonesia.
6 Unit Bisnis Kopdes Merah Putih
Setiap koperasi desa dirancang untuk menjalankan enam lini bisnis yang saling melengkapi demi memenuhi kebutuhan warga desa dari hulu ke hilir.
🛒 Gerai Sembako
Menyediakan kebutuhan pokok (beras, minyak goreng, gula, tepung) langsung dari distributor resmi, memangkas peran tengkulak yang selama ini menaikkan harga.
💰 Simpan Pinjam
Layanan keuangan mikro untuk petani, nelayan, dan UMKM desa dengan bunga terjangkau, menggantikan peran rentenir dan pinjaman online ilegal.
🏥 Klinik Kesehatan
Fasilitas kesehatan dasar yang terintegrasi di lingkungan koperasi desa, memudahkan akses layanan medis bagi warga yang jauh dari fasilitas kesehatan kota.
🚚 Logistik & Distribusi
Gudang penyimpanan dan armada distribusi untuk memastikan ketersediaan barang kebutuhan pokok tetap stabil di daerah-daerah terpencil.
🌾 Agribisnis
Mendukung petani desa melalui penyediaan pupuk, benih, dan akses pasar langsung untuk hasil pertanian, sehingga petani mendapat harga yang lebih adil.
🏦 Layanan Keuangan Digital
Integrasi dengan perbankan digital dan dompet elektronik untuk mendorong inklusi keuangan warga desa yang sebelumnya tidak memiliki rekening bank.
Kopdes Merah Putih di Lapangan
Berikut foto-foto Koperasi Desa Merah Putih yang telah beroperasi di berbagai wilayah Indonesia.
Manfaat & Potensi Kekhawatiran
Kopdes Merah Putih memiliki potensi besar, namun juga menghadapi sejumlah tantangan nyata yang perlu dicermati bersama.
✅ Manfaat yang Diharapkan
- Memutus rantai tengkulak yang selama ini menekan harga jual petani
- Menyediakan sembako dengan harga terjangkau langsung ke warga desa
- Membuka lapangan kerja di tingkat desa
- Mendorong inklusi keuangan masyarakat pedesaan
- Meningkatkan daya tawar petani dan nelayan kecil
- Mengurangi ketergantungan pada rentenir dan pinjol ilegal
- Memperkuat otonomi ekonomi desa
⚠️ Potensi Kekhawatiran
- Risiko penyalahgunaan dana oleh pengurus koperasi yang tidak amanah
- Politisasi koperasi menjelang pemilu atau pilkada
- Tumpang tindih dengan BUMDes yang sudah berjalan
- Kurangnya SDM terlatih untuk mengelola enam unit bisnis sekaligus
- Transparansi dan akuntabilitas dana yang masih dipertanyakan
- Potensi monopoli lokal yang merugikan pedagang kecil yang sudah ada
- Keberlanjutan setelah masa pemerintahan berakhir
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Apakah Koperasi Desa Merah Putih sudah beroperasi di semua desa?
Belum. Per 2025, proses pembentukan masih berlangsung bertahap. Prioritas pertama adalah desa-desa yang telah memiliki badan hukum koperasi terdaftar. Pemerintah menargetkan seluruh 80.000+ desa dan kelurahan terlayani sebelum akhir 2025, namun realisasinya bervariasi tergantung kesiapan daerah masing-masing.
Siapa yang bisa menjadi anggota Koperasi Desa Merah Putih?
Seluruh warga desa yang berdomisili di wilayah koperasi tersebut berhak menjadi anggota. Tidak ada persyaratan modal besar — simpanan pokok dan simpanan wajib disesuaikan dengan kemampuan masyarakat setempat sesuai anggaran dasar koperasi masing-masing.
Dari mana sumber dana Kopdes Merah Putih berasal?
Sumber dana utama berasal dari tiga jalur: (1) pinjaman perbankan BUMN seperti BRI, BNI, dan Mandiri, (2) dana APBN melalui Dana Desa, dan (3) modal swadaya anggota berupa simpanan pokok dan simpanan wajib. Setiap koperasi desa mendapatkan modal awal sekitar Rp 3 miliar dengan plafon yang dapat dinaikkan sesuai perkembangan bisnis.
Bagaimana cara mendaftar atau mengecek koperasi desa di wilayah saya?
Anda dapat menghubungi Dinas Koperasi dan UKM kabupaten/kota setempat, atau mengecek melalui sistem Online Data System (ODS) Kementerian Koperasi dan UKM. Nomor AHU (Administrasi Hukum Umum) juga dapat dikonfirmasi melalui situs ahu.go.id untuk memastikan legalitas koperasi yang bersangkutan.
Pelajari Selengkapnya tentang Kopdes Merah Putih
Temukan semua informasi yang Anda butuhkan — dari dasar hukum, visi misi, sumber dana, hingga analisis kritis dan daftar cabang di seluruh Indonesia.
-
Badan Pengelola Keuangan Haji
Badan Nasional Sertifikasi Profesi
Lembaga Penjamin Simpanan
Presiden Republik Indonesia
Badan Amil Zakat Nasional
Direktorat Jendral Pajak
Dinas Perhubungan Republik Indonesia
Sekretariat Kabinet Republik Indonesia
Kementerian Transmigrasi Republik Indonesia
Kementrian Pekerjaan Umum
Dewan Perwakilan rakyat Republik Indonesia
Kementrian Kelautan & Perikanan
Kementrian Ketenagakerjaan Republik Indonesia
Dinas Pendidikan Prov Jawa Barat
Kementerian Pertanian Republik Indonesia
Badan Kepegawaian Negara (BKN RI)
Badan Pengawas Pemilihan Umum
Kementrian Lingkungan Hidup
Program Latihan Kementrian Ketenagakerjaan
Badan Nasional Penanggulangan Bencana
Badan Gizi Nasional
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika
Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan
Fakultas Hukum UI
Universitas Islam Malang
Satuan Penjaminan Mutu Universitas Syiah Kuala
Fakultas Farmasi Unhas - Universitas Hasanuddin
Politeknik STMI Jakarta
UIN Jambi
Universitas Gadjah Mada
Universitas Muhammadiyah Jakarta
Universitas Indonesia Maju
Institut Teknologi Kalimantan
Universitas Islam Sultan Agung
Universitas Sains dan Teknologi Komputer
SMK Widya Nusantara
SMA Negeri 8 Surakarta
SMA Negeri 1 Cikarang Selatan
SMAN 3 Kupang
Universitas Narotama: UN
Universitas Muhammadiyah Tangerang
Universitas Merdeka Malang
Universitas Pendidikan Nasional
BINUS University
FKG UI
FP UI
Departement Geografi UI
Sekolah Farmasi ITB
Teknik Kimia ITB - Institut Teknologi Bandung
Universitas Pancasila (UP)
Muhammadiyah | Organisasi Islam Berkemajuan
Jakarta Intercultural School
Kemahasiswaan - Universitas Brawijaya
Fakultas Psikologi Universitas Sebelas Maret
Telkom University | Perguruan Tinggi Swasta Terbaik Indonesia
Universitas Airlangga
UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO
Universitas Mercu Buana
UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO
Kementerian Agama Republik Indonesia
Badan Pembinaan Ideologi Pancasila
Kementerian UMKM Republik Indonesia
Portal Satu Data Indonesia
Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum
Televisi Republik Indonesia
Badan Riset dan Inovasi Nasional
Komisi Pemilihan Umum
JARINGAN DOKUMENTASI DAN INFORMASI HUKUM POLRI
Balai Besar Pengujian Perangkat Telekomunikasi
Surat Keterangan Catatan Kepolisian
PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA
SEKOLAH RAKYAT
IKATAN GURU INDONESIA
BAKSO GACOAN
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan
Informasi Seputar Universitas Untuk Calon Mahasiswa